Selasa, 06 Juni 2017

Situs Judi Online - Salah Satu Anggota La Grande Inter Wafat Dunia


Situs Judi Online - Legenda sepak bola Italia Giuliano Sarti, wafat dunia pada umur 83 th., Senin (5/6) malam saat setempat.

Dia itu tutup umur karna sakit yang telah terkena mulai sejak lama. Pengoleksi 8 caps berbarengan Timnas Italia itu dikenal juga waktu membela Fiorentina. Tetapi, terbaik diingat yaitu karna kontribusinya pada ‘La Grande Inter’ bimbingan pelatih legendaris, Helenio Herrera.

Dia cuma kebobolan enam gol dalam sembilan kompetisi dalam perjalanan menuju kejayaan di pentas European Cup pada 1964. Pada final selanjutnya 12 bln. berselang, dia bikin penyerang legendaris Portugal, Eusébio serta José Augusto Torres, mati kutu berbarengan Benfica.

“Giuliano berhimpun dengan Inter waktu dia telah jadi pemain sepak bola yang mapan serta masak, ” kata Sandro Mazzola, satu diantara angggota La Grande Inter, yang juga rekanan setim Sarti saat itu.

“Dia yaitu seseorang penjaga gawang serta pria hebat. Di samping (Armando) Picchi, dia yaitu rahasia paling utama dibalik kemampuan pertahanan tim. Saya tersentak mendengar kematiannya, ” sambung Mazzola kepada Situs Judi Online.

Populer dengan style uniknya, Sarti yang mempunyai tinggi 178 cm. mengklaim dua Scudetto berbarengan Inter untuk menaikkan gelar 1955-1956 yang dia kumpulkan sepanjang masa sembilan th. di Fiorentina.

Situs Judi Online mengabarkan Sarti juga nikmati keberhasilan kontinental di Tuscany jadi sisi dari tim yang menaklukkan Rangers dengan score 4-1 pada final Piala Winners 1961.

Ada pula kegagalan yang dihadapi Sarti waktu La Viola kalah 0-2 dari Real Madrid pada final European Cup (saat ini bernama Liga Champions) 1957 serta saat Inter digagalkan oleh Celtic pada 1967. Tetapi, dia tetaplah terdaftar jadi hanya satu penjaga gawang Italia yang bermain di empat final European Cup.

Bekas pemain Celtic, Tommy Giemmmell, yang wafat dunia pada 2013, pernah menyampaikan : “Dia lakukan penyelamatan pada babak pertama. Saya katakan itu jadi satu diantara paling baik yang pernah saya saksikan. Sarti melemparkan dianya ke kiri untuk singkirkan bola, saya nyaris tidak mempercayainya, ” kenang Giemmmell mengenai duel melawan Sarti pada final 1967.

Sarti meninggalkan Inter pada 1968 serta mempunyai satu musim jadi deputi penjaga gawang paling utama Juventus sebelumnya pensiun dari sepak bola profesional. Dia mempunyai pekerjaan singkat jadi pelatih Lucchese di kampung halamannya di Tuscany.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.